Menurut Malcolm Gladwell, manusia membutuhkan sekitar 10.000 jam latihan untuk menjadi ahli. Teori ini telah banyak diteliti dan dipraktikan dalam masyarakat dan mungkin secara waktu tidak akurat. Namun, pada intinya usaha yang keras dan teus menerus tentu akan meningkatkan kinerja. Begitupun jika kita ingin menjadi pemanah yang ahli.

Setelah Anda mempelajari dasar-dasar memanah, tentu saja untuk meningkatkan keterampilan Anda membutuhkan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari lamanya. Tidak ada hasil yang tiba-tiba melainkan memerlukan usaha dan latihan yang terus menerus. Mungkin bagi beberapa orang hal ini menjadi kejenuhan tersendiri karena harus berlatih hal yang sama setiap hari.

Jika setiap berlatih memanah kita hanya membidik target yang sama atau cara yang sama saja, maka tentu saja akan ada rasa bosan dan akhirnya kita malas untuk berlatih. Untuk itu, berikut adalah cara-cara lain berlatih memanah agar Anda tidak bosan dan berlatih menjadi menyenangkan.

Menembak Balon Milik Sendiri vs Milik Lawan

Cobalah Anda bertarung bersama teman memanah Anda. Tempatkan balon-balon di area memanah dan pasang secara acak dan berselang-seling balon-balok milik Anda dan milik teman Anda. Pastikan memiliki warna atau motif balon yang berbeda agar jelas diketahui kepemilikannya. Secara bergiliran Anda harus menembak balon milik sendiri dan tidak boleh menembak balon milik lawan. Jika Anda berhasil mentarget balon milik sendiri artinya poin plus bagi Anda, dan poin minus jika balon yang ditembak adalah milik lawan. Pemanah dengan poin terbanyak maka ialah yang menang.

Menembak Buah dari Kejauhan

Dalam cerita atau dongeng-dongeng yang dunia yang berkembang, ada tokoh pemanah bernama Swiss William Tell untuk menembak apel dari atas kepala putranya pada sejauh 80 langkah. Sebetulnya mungkin ini bukan cara yang aman bagi pemanah pemula apalagi memiliki konsekwensi tersendiri. Apalagi ada di atas kepala manusia yang bisa jadi orang atau teman Anda.

Untuk itu, cara latihan menembah buah tidak harus berada di kepala manusia. Anda bisa menyimpan buah di meja atau di rumput tempat latihan. Lalu cobalah untuk memotret dari jarak yang cukup jauh hingga jarak jauh untuk menantang diri sendiri. Anda bisa menggunakan buah-buahan seperti semangka, melon, ataupun buah lainnya yang menarik.

Penembakan pada Objek Lainnya

Untuk menambah semangat memanah Anda juga bisa berlatih untuk menembak hewan-hewan tiruan. Tentu saja jangan mengambiil objek hewan yang nyata karena itu sangat berbahaya bagi lingkungan dan melukai hewan itu sendiri. Hewan ini bisa berupa gambar di kertas lalu ditempel di papan atau Anda bisa membuat hewan-hewanan tiruan menjadi bentuk 3D.

Di zaman sekarang sudah ada objek melalui virtual relaity. Anda bisa berlatih melalui virtual reality dengan menembak hewan-hewan yang berterbangan dan bergerak berlari. Di dunia nyata ini tentu sungguh menantang, namun sebagai latihan VR ini bisa jadi salah satu pilihannya. Sayangnya alat ini memang belum banyak berkembang dan digunakan untuk latihan memanah di Indonesia. Semoga kedepannya bisa segera berkembang.

Selamat berlatih dan teruslah kreatif untuk membuat berbagai latihan memanah yang menyenangkan.