Upacara Kesaktian Pancasila pada event Barebow Festival

 

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila kali ini dimeriahkan dengan event Barebow Festival, yang merupakan festival olahraga panahan yang tidak menggunakan aksesoris pendukung untuk akurasi. Festival ini dilaksanakan di museum olahraga nasional Taman Mini Indonesia Indah dalam rangka memperingati dan mengenang para pahlawan revolusi yang telah gugur karena pengkhianatan PKI.

Pelaksanaan upacara kesaktian pancasila oleh peserta festival dilakukan dengan kostum yang unik, mereka menggunakan pakaian khas daerah serta membawa busur panahan. Upacara kesaktian pancasila di pimpin langsung oleh Presiden INASP Defrizal Siregar dan selaku Pembina upacara Kepala Museum Olaharaga Dr. Herman Chaniago, MM.

“Barebow festival pertama yang dilaksanakan oleh INASP dilandasi dorongan kuat para member dan pecinta panahan barebow yang haus akan kompetisi Barebow. oleh karena itu INASP menyelenggarakan khusus event ini setiap tahunnya untuk memperingati hari kesaktian Pancasila” tutur Defrizal Siregar yang biasa di sapa coach def.

Coach Def memimpin upacara kesaktian pancasila

Dalam kegiatan Barebow Festival kali ini diikuti 227 Peserta dari 29 Club serta mewakili 6 Provinsi di Indonesia. Antusiasme peserta terhadap event ini membuat banyak peserta berada di posisi waiting list. Akhirnya banyak peserta juga yang tidak bisa di akomodir untuk mengikuti event Barebow INASP kali ini. Para peserta didominasi para ibu, bapak dan beberapa anak remaja, ini menunjukkan para orangtua juga mampu berkompetisi dan menunjukkan kemampuannya menembus batas (beyond the limit) dari kebiasaan sehari-harinya.

Kategori yang dilombakan antara lain lomba kostum daerah, lomba single putra dan putri, lomba double dan lomba triple. semua kategori lomba ini merupakan kreasi dari INASP untuk terus membudayakan dan memassalkan panahan di seluruh penjuru daerah. INASP sebagai pelopor pembudayaan olahraga panahan Indonesia berkomitmen untuk selalu kreatif dan inovatif mengembangkan olahraga panahan bagi masyarakat.