Sara Lopez, yang dua kali menjadi jawara dalam Kejuaraan Hyundai Archery World Cup, menutup 2016 dengan menjadi urutan pertama pemanah wanita selama tiga tahun berturut-turut. Walaupun ia tidak bersaing dalam partai Final Hunda Archery World Cup, Lopez tetap tak terkalahkan dalam beberapa pertandingan tingkat dunia. Sejak dimulainya era Kejuaraan Dunia, tidak ada atlet yang bertahan menduduki posisi puncak klasemen lebih lama dari Lopez. 31 Desember 2016 mendatang tepat 859 hari Lopez menyandang gelar posisi pertama klasemen panah dunia.

Sebelumnya, Brady Ellison pernah menduduki peringkat pertama selama 602 hari terhitung sejak 10 Agustus 2011 hingga 3 April 2013, sedangkan PJ Deloche pernah bertahan sebagai puncak klasemen 1 hari lebih singkat dibanding Brady, yaitu 601 hari sejak 7 Oktober 2013 hingga 31 Mei 2015.

Sejak April 2006, saat Hyundai Archery World Cup diluncurkan, hanya satu pemanah yang bertahan di puncak klasemen lebih lama dari Lopez namun tidak berturut-turut, ia adalah Yun Ok Hee pemanah wanita asal Korea. Yun meraih emas pada pertandingan internasional ini pada tahun 2010 dan 2013, ditambah medali perunggu pada 2008 dan 2009 dan bertahan selama 1195 hari di daftar puncak klasemen panahan dunia.